Menjadi Bintang Sepak Bola

Menjadi Bintang Sepak Bola

Jersey printing futsal – Pada usia berapa pemain muda direkrut ke dalam program pengembangan? Usia seorang pemain yang memulai studinya di akademi sepak bola biasanya sekitar 10 tahun. Jika seseorang membutuhkan 10.000 jam untuk menguasai suatu bidang dan jika mereka berlatih 5 jam sehari dan berlatih 300 hari setahun, maka seseorang akan mampu menguasai bidang tersebut dalam waktu sekitar 6,6 tahun menurut Newautoglass.

Benarkah

Ilmu olahraga mentransmisikan asal mula penggunaan angka 10.000 jam sebagai referensi. Angka ini berasal dari studi Erricson tahun 1993 tentang waktu yang dibutuhkan sekelompok pemain biola untuk mencapai tahap penguasaan biola. Masa latihan dan pembelajaran ini dibandingkan dengan kemampuan masing-masing memainkan biola.

Secara statistik, 10.000 jam dihemat bagi seseorang untuk belajar dan berlatih sebagai syarat menguasai biola di panggung ahli. Oleh karena itu angka ini diterima secara umum sebagai angka ajaib yang dapat digunakan sebagai acuan pendidikan dan pelatihan di bidang lain.

Namun pada artikel yang sama dijelaskan bahwa ternyata setiap lapangan olahraga memiliki angka ajaibnya masing-masing untuk memastikan seseorang menjadi ahli dalam olahraga yang mereka mainkan.

Misalnya, seorang atlet gulat profesional membutuhkan 6000 jam, atlet sepak bola profesional 4000 jam, dan pemain hoki 5000 jam.

Ini tentu saja merupakan penyederhanaan pendekatan. Karena menjadi atlet profesional bukan hanya soal jam latihan, tapi juga soal asupan gizi, bakat dan faktor psikologis. Inilah sebabnya mengapa banyak dari mereka yang telah berlatih hingga 10.000 jam masih belum bisa menguasai permainan sepak bola ini dengan sebaik-baiknya.

Jika seorang atlet sepak bola profesional membutuhkan waktu 4000 jam atau sekitar 3 tahun, maka tidak heran jika para pesepakbola muda yang menjadi bintang masa depan dunia ini sudah bersinar sejak usia dini. Tentunya hal ini terjadi dengan dukungan bakat, lingkungan dan faktor personal.

Rodrygo, yang menempati peringkat satu dalam daftar Pemain Terbaik Dunia versi NXGN 2020, mulai serius mempelajari sepak bola di Akademi Santos pada usia 9 tahun. Sepuluh tahun kemudian, pesepakbola Brazil yang bermain untuk tim senior Real Madrid itu mencetak hattrick pada laga Liga Champions Real Madrid vs Galatasaray 2019 saat usianya masih 18 tahun 301 hari.

Ansu Fati, pemain Spanyol yang bermain untuk Barcelona, ​​bahkan pernah mencetak gol Liga Champions saat berusia 17 tahun dan 40 hari pada tahun 2019. Saat itu, Barcelona mengalahkan Inter Milan dengan skor 2. Sebuah.

Ansu Fati bergabung dengan La Masia Academy di Barcelona pada usia 10 tahun. Di saat yang sama, Real Madrid telah memberikan penawaran yang lebih baik. Tetapi opsi untuk pergi ke Barcelona sulit ditolak, karena Barcelona telah meyakinkan Ansu Fati bahwa mereka memiliki rencana pengembangan yang lebih baik untuknya.

Sebuah proyek pengembangan yang benar-benar terjadi karena pada usia 16 tahun, Ansu sudah menjadi pemain termuda Barcelona di tim senior.

Beberapa akademi sepakbola terbaik di dunia selalu mencari bakat baru yang akan menjadi bintang masa depan. Bintang sepak bola tersebut merupakan bagian dari rencana untuk mengisi skuad senior, serta menawarkan opsi pemain untuk klub lain di seluruh dunia.

Barcelona, ​​Manchester United dan Ajax Amsterdam adalah 3 akademi yang bisa dibilang terbaik di dunia saat ini dengan tujuan menghasilkan bintang muda sepakbola dunia.

Sebut saja Ajax Amsterdam yang menjadi semifinalis Liga Champions tahun lalu dengan banyak pemain mudanya. Tahun ini, banyak pemainnya pindah ke klub lain untuk mencari karier yang lebih baik dan kontrak yang lebih baik.